Pergeseran Penafsiran Moderasi Beragama Ala Al-Azhar dan Al-Misbah

Notification

×

Kategori Posting

Cari Postingan

Halaman

Iklan

Iklan

Indeks Pos

Pergeseran Penafsiran Moderasi Beragama Ala Al-Azhar dan Al-Misbah

Kamis, 14 September 2023 | September 14, 2023 WIB Last Updated 2023-12-14T17:13:56Z

 




DAMAIKU.ID - Berbagai gagasan mengenai sikap moderasi beragama terus tumbuh menunjukkan bagaimana intelektual Muslim Indonesia memiliki pandangan mengenai sikap-sikap yang toleran atas pemeluk agama lain. 


Salah satu tokohnya ialah Hamka dan Quraish Shihab dengan karya Tafsirnya. Kedua tokoh tersebut menghadapi situasi yang berbeda karena lahir pada generasi berbeda. 


Artikel ini berusaha untuk melihat bagaimana respon kedua tokoh tersebut tentang toleransi beragama di Indonesia di dalam karya tafsir masing-masing dengan menggunakan pendekatan Kuhn mengenai konsep pergeseran paradigm (paradigm shift) untuk melihat pergeseran penafsiran yang terjadi. 


Analisis akan diarahkan dengan meninjau latar belakang ideologi, relasi kuasa (otoritas), dan fanatisme terhadap suatu ideologi.  Penelitian ini fokus pada ayat-ayat moderasi beragama yakni surat al-Baqarah [2]: 256, Ali ‘Imran [3]: 85, Al-Kafirun [109]: 1-6, yang akan ditinjau juga dengan mengalisis aspek sosial-budaya dan otoritas penafsiran yang terjadi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pergeseran pemikiran  dari kedua tokoh di atas dari teologi-Madhabi kepada teologi-Humanis. Penafsiran Hamka cenderung klasik terutama dalam melihat relasi agama dan budaya, sementara Shihab lebih terbuka atas perbedaan. Ini menunjukkan keterpengaruhan penafsiran berdasarkan konteks keindonesiaan yang beragam.


Untuk mengatui hasil peneltian tentang Pergeseran Penafsiran Moderasi Beragama Menurut Tafsir Al-Azhar dan Al-Misbah yang dilakuakn oleh Ahmad Izzan yang dipublikasikan pada Al-Bayan, Jurnal Studi Al-Quran dan tafsir Vol 6, No 2 (2021) : 129-141 dapat diunduh pada laman ini 



Tag Terpopuler