Keren! Tahun 2024, Kemenag Siapkan 80 Beasiswa bagi Mahasiswa Khonghucu

Notification

×

Kategori Posting

Cari Postingan

Halaman

Iklan

Iklan

Indeks Pos

Keren! Tahun 2024, Kemenag Siapkan 80 Beasiswa bagi Mahasiswa Khonghucu

Rabu, 24 Januari 2024 | Januari 24, 2024 WIB Last Updated 2024-01-24T03:48:40Z

 



DAMAIKU.ID -- Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama pada tahun 2024 kembali memberikan beasiswa bagi mahasiswa Khonghucu untuk program studi (prodi) Pendidikan Agama Khonghucu dan prodi Komunikasi dan Penyiaran Khonghucu.


“Beasiswa bagi mahasiswa Khonghucu sudah kita berikan sejak tahun 2020, tahun 2024 ini Kementerian Agama siapkan 80 beasiswa untuk S1 prodi Pendidikan Agama Khonghucu dan prodi Komunikasi dan Penyiaran Khonghucu,” terang Kepala Pusat Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Susari saat Seminar Moderasi Beragama Lintas Agama Menebar Kebajikan bagi Sesama di Kantor Kemenag Jakarta Utara


Susari menuturkan, Kemenag terus berupaya meningkatkan layanan bagi umat Khonghucu di bidang keagamaan dan pendidikan.


“Beasiswa bagi mahasiswa tersebut untuk memenuhi kebutuhan guru agama Khonghucu yang memiliki kualifikasi dengan standar yang dibutuhkan,” tuturnya, dikutip dari Kemenag, Rabu (24/1/2024)


“Kami terus sosialisasikan kepada umat Khonghucu yang ingin melanjutkan studi S1 di kedua prodi tersebut, kita berikan beasiswa tahun ini, supaya guru dan penyuluh nanti kualifikasinya sesuai standar yang diharapkan,” tambahnya.


Pada kesempatan sama, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki berharap agar para ASN dan penyuluh agama-agama di lingkungan Kementerian Agama menjadi insan yang menerapkan spirit rahmatan lilalamin dalam menjalankan peran dan tugas fungsinya dan bagi lingkungannya.




“Pemerintah berharap para ASN atau penyuluh agama mampu menjadi insan yang menerapkan konsep Islam rahmatal lil alamin. Terlebih saat ini mendekati momen peristiwa politik yaitu Pemilu pada Februari mendatang,” terang Wamenag


“Bapak - Ibu harus mengayomi dan memberikan pesan-pesan damai, menyampaikan hal positif kepada masyarakat. Kami tidak mau mendengar ada ASN atau penyuluh kita yang menjadi provokator, penyebar hoax,” sambungnya.


Ia juga berpesan agar umat beragama menghindari politik identitas. Menurutnya, politik identitas membelah masyarakat yang lukanya masih dirasakan sampai saat ini. Ia juga berpesan kepada para ASN agar menjadi duta-duta moderasi beragama.


“Jadilah duta-duta moderasi beragama minimal dalam lingkungan dan keluarga terdekat, jauhi sikap-sikap hegemonik dan sikap yang paling benar sendiri,” pesan Wamenag.


Hadir, Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie yang tampl sebagai narasumber seminar, Ketua Matakin, Kepala Kantor Kemenag Jakarta Utara Moh. Komarudin dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Tag Terpopuler