PCINU Jepang Didorong untuk Menjadi Pusat Perhatian dalam Menyuarakan Moderasi Beragama

Notification

×

Kategori Posting

Cari Postingan

Halaman

Iklan

Iklan

Indeks Pos

PCINU Jepang Didorong untuk Menjadi Pusat Perhatian dalam Menyuarakan Moderasi Beragama

Selasa, 06 Februari 2024 | Februari 06, 2024 WIB Last Updated 2024-02-06T07:03:33Z


 

DAMAIKU.ID -- Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Imron Rosyidi, mengungkapkan harapannya agar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang dapat menjadi pusat perhatian dalam mempromosikan moderasi beragama. Rosyidi menyampaikan aspirasi tersebut dalam acara pelantikan pengurus PCINU Jepang untuk periode 2023-2025 yang diadakan di Pesantren NU, Koga, Ibaraki.

 

Dalam sambutannya, Rosyidi menekankan pentingnya PCINU Jepang sebagai bagian integral dari struktur PBNU untuk memperjuangkan semangat moderasi dalam beragama. "Kami berharap agar PCINU Jepang mampu menjadi panggung utama dalam mengadvokasi moderasi beragama. Selain itu, kami juga berdoa agar PCINU Jepang dapat memainkan peran sentral dalam upaya merawat lingkungan dan membangun peradaban, terutama menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim," ungkap Rosyidi.

 

Pernyataan tersebut menjadi sorotan dalam acara pelantikan yang dihadiri oleh para tokoh agama dan komunitas NU di Jepang. Rosyidi juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat PCINU di berbagai negara, dengan kini terdapat sekitar 32 PCINU tersebar di seluruh dunia.

 

Dalam kesempatan yang sama, Achmad Gazali kembali terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah dalam kepengurusan PCINU Jepang periode 2023-2025 untuk kali kedua, sementara KH Mahmud Sulaeman terpilih sebagai Rais Syuriah. Gazali memaparkan program prioritasnya dalam mengembangkan pesantren NU di Jepang, dengan menyoroti pentingnya melengkapi rukun pesantren yang masih dalam proses pembangunannya.

 

Dalam arahannya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi, melalui pesan yang disampaikan oleh Atase Kehutanan Zahrul Muttaqin, menekankan pentingnya kerjasama antara PCINU Jepang dengan seluruh komunitas WNI di Jepang. "Wujudkanlah kelompok masyarakat yang mandiri dan mampu bersinergi dalam mendukung diplomasi Indonesia di Jepang. Bangunlah kerjasama dengan semua elemen masyarakat dan organisasi WNI di Jepang," pesannya.

 

Pelantikan PCINU Jepang periode 2023-2025 juga menjadi momentum peringatan Harlah NU ke-101, dengan tema "Aktualisasi Aswaja di Tengah Budaya Negeri Sakura". Miqdam Musawwa, Ketua Panitia Pelantikan PCINU Jepang, menggarisbawahi pentingnya mengamalkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin di tengah-tengah budaya Jepang.

 

Dengan tema tersebut, diharapkan seluruh anggota PCINU Jepang dapat berkontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi dan harmoni antaragama di Negeri Sakura. Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kehadiran dan peran PCINU dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian di Jepang dan di seluruh dunia.

Tag Terpopuler